Jumat, 17 Februari 2012

Presiden Jerman Mundur Karena Skandal Kredit Rumah


 
INILAH.COM, Berlin - Presiden Jerman, Christian Wulff mengumumkan pengunduran dirinya karena skandal kredit rumah yang melibatkan dirinya.

"Perkembangan terahir telah menunjukkan kepercayaan publik Jerman terhadap saya sudah turun drastis. Dengan kasus ini saya tidak mungkin lagi beraktifitas di kantor presiden seperti seharusnya," katanya dalam konferensi pers singkat, Jumat (17/2/2012). Demikian mengutip yahoofinance.com.

Dengan pengunduran diri Wulff, Kanselir Jerman Angela Merkel telah membatalkan kunjungannya ke Italia hari ini. Padahal agendanya untuk membahas penanganan krisis zona Eropa. Merkel pun menyayangkan kondisi yang dialami rekannya.

"Selama ini, Wulff bekerja dengan sepenuhnya untuk membuat Jerman yang modern dan terbuka. Dia telah menjelaskan kepada kita bahwa kekuatan negara ini terletak pada keragaman," katanya.

Tekan berat telah menimpa Wulff selama ini dan kemarin mencapai klimaksnya. Apalagi jaksa telah meminta perlemen untuk mencabut kekebalan hukum dari tuntutan. 

Sebuah media massa berpengaruh di Jerman pada 13 Februari 2012 menurunkan tulisan bahwa Wulff menerima kredit rumah dengan sangat murah dari seorang pengusaha teman istrinya di sebuah negara bagian.

Wulff pada 2010 telah mengakui melakukan tindakan melanggar dengan pinjaman rumah yang murah. Skandal ini telah menekan kubu konservatif, Partai Kristen Demokrat, yang juga mempengaruhi konsentrasi Merkel dalam mencari solusi krisis Eropa.

Wulff (51) menjadi Presiden Jerman termuda yang naik sejak Juli 2010 menggantikan Horst Koehler mengundurkan diri setelah pernyataan kontroversial tentang peran militer Jerman di Afganistan. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar