Selasa, 08 Maret 2011

Langkah Pesepakbola Belia Minang ke Pentas Dunia


Jakarta - Badan Pembinaan & Pengembangan Usia Muda (BPPUM) tengah mencanangkan program pembentukan skuad muda berbakat yang diberi nama Indonesian Soccer Dream Team. Kota Padang termasuk satu dari 14 kota yang menjadi pusat penyaringan para talenta muda tersebut.




Terpilihnya Tanah Minang sebagai salah satu pusat dari penyaringan bibit-bibit muda unggul yang akan menjadi tulang punggung tim nasional Indonesia di masa depan itu tak lepas dari historis sepakbola yang dimiliki kota ini.


Sejarah mencatat asal muasal kelahiran sepakbola Indonesia berawal dari kota yang berada di provinsi Sumatra Barat itu. Di tahun 1901, klub sepakbola pertama Indonesia didirikan oleh sekelompok orang Belanda di kota ini. Klub itu bernama Padangsche Voetbal Club (PSV). Empat tahun kemudian, enam tim sepakbola lainnya terbentuk, termasuk tiga tim beranggotakan warga etnis Minang dan satu klub dari kesatuan tentara yang bernama Sparta.


Kemudian, ketujuh tim tersebut bergabung dan membentuk asosiasi WSVB (West Sumatran Football Association). Klub ini tercatat sebagai persatuan klub sepakbola yang memungkinkan klub dengan anggota beragam etnis, yaitu Minang, Eropa dan Cina, melaksanakan kompetisi dan duduk berdiskusi dalam satu meja.


Seiring dengan bergulirnya waktu, banyak pemain-pemain dengan talenta luar biasa terlahir di kota yang dikenal dengan masakan rendangnya itu. salah satunya yang kini banyak digunjingkan para pecinta sepakbola tanah air adalah Alan Marta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar